Promosikan Kriya, Noni Hidayat Ajak Masyarakat Makassar Sambangi Gerai Dekranasda Babel
MAKASSAR — Sejumlah langkah nyata terus dilakukan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, dalam membantu Pemerintah Daerah Babel dalam mempromosikan produk kerajinan khas Babel.
Satu diantaranya melalui booth Dekranasda Babel pada Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia, di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).
Di dalam ajang tahunan tersebut, Noni Hidayat mengajak masyarakat yang berada di Makassar, untuk datang langsung ke booth Dekranasda Babel dan mengenal lebih dekat beragam produk unggulan yang dipamerkan.
"Buat masyarakat yang lagi ada di Makassar, mampir ya ke gerai Dekranasda Babel di Trans Studio Mall. Di sini banyak pilihan produk yang menarik. Jangan lupa juga mencoba berbagai produk khas Babel," ajak Noni Hidayat.
Lebih lanjut, Noni Hidayat mengaku bersyukur produk-produk kriya Babel mendapat sambutan positif dari pengunjung. Menurutnya, Tenun Cual, busana ready to wear karya desainer lokal, hingga produk rajutan menjadi produk yang banyak diminati.
"Alhamdulillah, setelah mengunjungi booth Babel, saya melihat antusiasme pengunjung sangat baik. Banyak yang membeli dan menyukai produk-produk kita, terutama Tenun Cual, busana ready to wear karya desainer Bangka Belitung, dan produk rajutan seperti biasanya," ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Noni Hidayat tak hanya meninjau berbagai produk kriya dan wastra unggulan Babel, ia juga melihat beragam koleksi yang dipamerkan di lokasi acara.
Selain itu, Noni Hidayat juga mencoba sejumlah produk, serta membeli beberapa hasil karya perajin, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM daerah.
Sementara itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani, melalui melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Subekti Saputra, mengatakan keikutsertaan Dekranasda Babel di pameran nasional tersebut, melibatkan seluruh Dekranasda kabupaten dan kota, sebagai upaya bersama memperkenalkan produk unggulan daerah.
"Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh seluruh Dekranasda kabupaten dan kota se-Babel. Masing-masing membawa produk kriya dan wastra yang menjadi ciri khas daerahnya untuk dipromosikan kepada masyarakat dari seluruh Indonesia," jelas Subekti.
Subekti menjelaskan, booth Dekranasda Babel mulai beroperasi sejak 9 Juli 2026 dan secara resmi menjadi bagian dari Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia yang dibuka Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, pada 10 Juli 2026.
"Momentum ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para perajin untuk memasarkan sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan kriya dari daerah masing-masing," katanya.
Lebih lanjut, Subekti menegaskan keikutsertaan Babel di ajang tersebut merupakan bentuk komitmen Ketua Dekranasda Babel, Noni Hidayat Arsani, dalam memperluas promosi produk lokal ke tingkat nasional.
"Ini merupakan bentuk komitmen Ibu Gubernur selaku Ketua Dekranasda Babel untuk terus mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan daerah, agar semakin dikenal di tingkat nasional, seperti Tenun Cual, batik, produk piuter, kerajinan lidi nipah, dan berbagai produk kriya lainnya," ujarnya.
Sebagai upaya tindak lanjut arahan Gubernur Babel, kata Subekti, keikutsertaan para pelaku UMKM dalam pameran berskala nasional itu juga menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap hasil karya para perajin.
"Hal ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan kepada para pelaku usaha kita agar produk-produknya semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas di kancah nasional," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Subekti mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Babel mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang berkontribusi menyukseskan keikutsertaan Dekranasda Babel di Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia.
"Kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha dan para pelaku UMKM diharapkan terus memperkuat promosi produk kriya unggulan Babel, sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," tutupnya.
Adapun mitra yang berpartisipasi mendukung Dekranasda Babel di ajang tersebut, yakni PT. Timah, yang memfasilitasi keikutsertaan sejumlah pelaku usaha tenun dan batik, di antaranya Tenun Cual Maslina, Destiani, Magdalena, Ishadi, Batik Kampung Katak dan Bella Sepiak.
Selain itu, berbagai pelaku UMKM dan ekonomi kreatif asal Babel lainnya juga turut memamerkan karya terbaiknya, di antaranya Tanah Wari, Kopiah Resam Mulkiah, Batik Kater, Lidi Nipah Deshanda, Rajutan Mardiah, Sedotan Purun, serta Ahya Cual.